Kamis, 23 Desember 2010

Bulan Februari

Di awal malam, di akhir bulan februari
Ketika lagu cinta baru saja di mulai

Tampak wajahmu dalam bayang gelas piala
Menyatu dengan butiran gelembung soda

Di awal malam, usai makan malam
Minuman bersoda menyayikan lagunya

Memang rasa lapar telah terusir
Namun rasa rindu masih ingin mampir

Sewangi akar rumput bambu
Rindu semakin menggebu

Walau detik telah berlari
Dan jengkerik makin nyaring bernyanyi

Kulihat bulan mulai menampakkan wajahnya
Bersama sapuan dedaunan dan mega-mega

Hatiku masih merindu
Dan bulan kini bergambar wajahmu

Terus menggodaku
Walau lagu romantis telah lama berlalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar