Putihnya lampu neon pinggir jalan
Menyumpahi jalan kampung
Ngengat beterbangan
Berputar mengelilinginya dengan penuh semangat
Lalu gerimis mulai turun
Tidak!
Meja disampingku tidak kosong
Disana ada segelas kopi susu untukku
Aku lebih suka berdiri menatap lampu
Dan tepi jalan berpagar bambu
Tidak!
Aku tak mau menduduki meja
Sudah pasti tak ada orang yang tahu
Jika aku mendudukinya
Minum kopi hangatnya
Walau aku pasti akan merasa bangga
Karena hari ini aku cukup dahaga
Dari sorot mata gadis pemilik rumah
Aku tahu kalau ia tak berteman
Dalam rumah sebesar ini
Darinya aku tahu betapa bergunanya
Kebun belakang rumah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar